Info Pondok
Thursday, 18 Apr 2024
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

Hukum Memukul Rebana, Gendang, dan Membangun Masjid di atas Kuburan

Diterbitkan : - Kategori : Tak Berkategori

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

حكم الطواف وطلب الدعاء حول أضرحة الأولياء

السؤال الرابع من الفتوى رقم (9879):

س 4: ما حكم الطواف حول أضرحة الأولياء، أو الذبح للأموات أو النذر، ومن هو الولي في حكم الإسلام، وهل يجوز طلب الدعاء من الأولياء أحياء كانوا أم أمواتا؟

ج 4: الذبح للأموات أو النذر لهم شرك أكبر، والولي: من والى الله بالطاعة ففعل ما أُمر به وترك ما نُهي عنه شرعا ولو لم تظهر على يده كرامات، ولا يجوز طلب الدعاء من الأولياء أو غيرهم بعد الموت، ويجوز طلبه من الأحياء الصالحين، ولا يجوز الطواف بالقبور، بل هو مختص بالكعبة المشرفة، ومن طاف بها يقصد بذلك التقرب إلى أهلها كان ذلك شركا أكبر، وإن قصد بذلك التقرب إلى الله فهو بدعة منكرة، فإن القبور لا يطاف حولها ولا يصلى عندها ولو قصد وجه الله.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضونائب رئيس اللجنةالرئيس
عبد الله بن غديانعبد الرزاق عفيفيعبد العزيز بن عبد الله بن باز


Hukum Memukul Rebana, Gendang, dan Membangun Masjid di atas Kuburan        

Pertanyaan kelima dari fatwa nomor 7350.

Pertanyaan: Di sebagian desa kami ada ulama yang memukul rebana, gendang, dan membangun masjid-masjid di atas kuburan. Mereka menyembelih untuk penghuni kubur tersebut kambing, sapi, unta dan selainnya. Mereka juga memungut harta manusia pada tiap bulan dan tiap tahun. Apakah hal ini masuk dalam firman Allah: “Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”?

Jawab: Iya benar, mereka masuk dalam keumuman ayat tersebut disebabkan mereka menyembelih hewan untuk selain Allah yang merupakan perbuatan syirik kepada Allah subhanahu wata’ala. Adapun memukul rebana dan gendang seperti yang anda katakan merupakan perbuatan maksiat dan kemungkaran. Semoga Allah memberi petunjuk kepada mereka dan memberi mereka pintu taubat dari perbuatan syirik dan seluruh kemaksiatan kepada-Nya.

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz                                                                            

Wakil ketua     : Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.