Sragen – Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy kembali menyelenggarakan Haflah Akhirussanah Angkatan ke-14 pada Sabtu, 20 Juni 2026 M / 5 Muharram 1448 H. Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menjadi momen bersejarah bagi para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya di pondok.
Sebanyak 77 santri resmi diwisuda pada Haflah Akhirussanah tahun ini. Sementara itu, 2 santri berhalangan hadir sehingga tidak dapat mengikuti prosesi wisuda secara langsung.
Acara dihadiri oleh segenap orang tua dan wali santri, civitas pendidikan Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy, para asatidz, serta tamu undangan. Turut hadir Kepala Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Bapak Aswanda, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, H. Fatchur Rochman, M.Pd.I.
Kolaborasi Orang Tua dan Pondok Menjadi Kunci Keberhasilan Pendidikan
Dalam sambutannya, H. Fatchur Rochman, M.Pd.I. menyampaikan bahwa pendidikan anak merupakan amanah besar yang Allah titipkan kepada setiap orang tua. Menurut beliau, orang tua memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya.
Beliau menjelaskan bahwa apabila orang tua memiliki keterbatasan dalam mendidik anak secara optimal, maka salah satu ikhtiar terbaik adalah mempercayakan pendidikan mereka kepada pondok pesantren. Namun demikian, beliau menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak berhenti ketika anak telah berada di pondok.
“Orang tua harus tetap berkolaborasi dengan pondok pesantren. Pendidikan yang berhasil lahir dari sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan,” pesan beliau.
Kemenag Siap Membantu Alumni Melanjutkan Studi
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Sragen juga memberikan kabar gembira bagi para lulusan Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy.
Beliau menyampaikan bahwa Kementerian Agama siap memberikan pendampingan dan rekomendasi bagi para alumni yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, khususnya ke berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah.
“Bagi santri yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah maupun perguruan tinggi lainnya, Kementerian Agama siap membantu memberikan rekomendasi serta mendukung prosesnya,” ungkap beliau.
Harapan ini menjadi motivasi tersendiri bagi para wisudawan untuk terus menimba ilmu dan mengembangkan potensi diri demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Wisuda Bukan Akhir, Tetapi Awal Perjuangan
Di penghujung acara, Direktur Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy, Ustadz Kholid Syamhudi, Lc., M.Pd., menyampaikan pesan penuh motivasi kepada seluruh wisudawan.
Beliau mengingatkan bahwa kelulusan dari pondok bukanlah garis akhir perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal dari perjuangan yang sesungguhnya.
“Selamat berjuang kembali. Wisuda ini bukanlah akhir, tetapi awal perjalanan menuju kesuksesan. Tetaplah semangat menuntut ilmu, istiqamah di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta jadilah pribadi yang bermanfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa.”
Beliau juga berpesan agar para alumni senantiasa menjaga akhlak, mengamalkan ilmu yang telah dipelajari, serta terus menjalin silaturahmi dengan almamater Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy.
Mencetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Haflah Akhirussanah Angkatan ke-14 ini menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun mengabdi di tengah masyarakat.
Semoga seluruh wisudawan senantiasa diberikan keberkahan ilmu, kemudahan dalam menapaki masa depan, serta menjadi generasi yang istiqamah di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih.
Barakallahu fiikum wa baaraka ‘alaikum. Semoga Allah Ta’ala memberikan taufik dan keberkahan kepada seluruh alumni Angkatan ke-14 Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy. Aamiin.

Beri Komentar