Info Pondok
Tuesday, 03 Feb 2026
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

PP Ibnu Abbas As-Salafy Resmi Gelar PAS Tahfidz Semester Ganjil 2025/2026

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SRAGEN, 22 November 2025 – Suasana pagi di Pondok Pesantren Ibnu Abbas As-Salafy terasa berbeda hari ini. Tidak seperti hari biasanya, Sabtu (22/11) menjadi momen istimewa sekaligus menegangkan bagi ratusan santri MTs dan MA. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Penilaian Akhir Semester (PAS) Tahfidz Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dimulai.

​Tepat pukul 07.30 WIB, seluruh pengampu halaqah telah berada di formasi masing-masing, siap menguji capaian hafalan para santri. Kedisiplinan pengampu menjadi sorotan utama pagi ini, dengan adanya pengecekan langsung di lokasi halaqah guna memastikan kesiapan ujian. Di asrama, para santri pun terlihat bergegas menuju tempat ujian dengan membawa mushaf, siap menyetorkan hasil jerih payah mereka selama satu semester.

Standar Ujian yang Ketat

​Kepala Bidang Program Unggulan, Ustadz Hamzah Abror, BA., M.Pd., menegaskan bahwa PAS Tahfidz ini bukan sekadar rutinitas, melainkan tolak ukur kualitas.

​”Tujuannya jelas, kita ingin mengukur capaian hafalan sesuai target, menilai kualitas bacaan dari sisi tajwid dan makhraj, serta melatih mental santri dalam muraja’ah,” ungkapnya.

​Dalam Juknis yang dirilis, standar penilaian diterapkan dengan sangat rinci. Kelancaran hafalan dan ketepatan Tajwid/Makhraj masing-masing memegang bobot terbesar, yakni 40%. Sisanya ditentukan oleh Fashohah/Adab (10%) dan Kedisiplinan (10%).

​Sistem ujian dibagi menjadi dua kategori berdasarkan status santri:

  • ​Santri Non-Khotimin : Diuji dengan metode Tasmi’ 1 Juz penuh sesuai target semester.
  • ​Santri Khotimin: Menghadapi tantangan lebih berat dengan materi uji 5 Juz melalui metode 5 pertanyaan (sambung ayat minimal 7 baris).

​Rincian Materi Uji

​Pihak kurikulum telah menetapkan target spesifik per jenjang kelas. Sebagai contoh, santri MTs kelas 7 diuji Juz 30, sementara santri MA kelas 12 (Non-Khotimin) diuji Juz 5. Bagi para Khotimin, cakupan materi jauh lebih luas, seperti santri MA kelas 12 yang harus menguasai Juz 21 hingga 25 sekaligus.

​Bagi santri yang belum mencapai target kurikulum, ujian tetap dilaksanakan menyesuaikan dengan hafalan terakhir mereka dengan jumlah juz yang setara.

​Fleksibilitas dan Ketuntasan

​Pelaksanaan PAS dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (22/11) hingga Ahad (23/11), mulai pukul 07.30 hingga waktu Dzuhur. Menariknya, terdapat kebijakan “insentif” bagi halaqah yang disiplin dan lancar.

​Jika seluruh santri dalam satu halaqah berhasil menyelesaikan ujiannya pada hari Sabtu ini, maka hari Ahad dinyatakan libur bagi halaqah tersebut. Santri yang telah menyelesaikan ujian juga diperbolehkan langsung kembali ke asrama untuk beristirahat.

​Harapan dan Jadwal Lanjutan

​Selama dua hari pelaksanaan PAS ini, kegiatan halaqah reguler diliburkan total. Aktivitas halaqah (Subuh dan Maghrib) dijadwalkan akan kembali normal mulai Senin, 24 November 2025.

​”Semoga Allah memudahkan pelaksanaan PAS hari ini dan memberikan keberkahan pada setiap amal yang kita tunaikan,” tutup Ustadz Hamzah Abror dalam himbauannya pagi tadi.

​Semoga para santri Allah beri kemudahan dan kelancaran dalam menjawab setiap ujian, serta mendapatkan hasil yang memuaskan. Barakallahu fiikum.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.