Info Pondok
Friday, 03 Feb 2023
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

Hukum Melindungi Orang yang Meminta Perlindungan dengan Menyebut Nama Allah Sebagai Bentuk Pengagungan terhadap-Nya

Diterbitkan : - Kategori : Tak Berkategori

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

الاستعاذة

إعاذة من استعاذ بالله تعظيما له جل شأنه

السؤال الثاني من الفتوى رقم (6799):

س 2: امرأة استعاذت بالله من زوجها أو العكس فما الحكم؟

ج 2: تجب إعاذة من استعاذ بالله تعظيما له جل شأنه, فقد أخرج أبو داود والنسائي بسند صحيح, عن ابن عمر رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من سأل بالله فأعطوه, ومن استعاذ بالله فأعيذوه, ومن دعاكم فأجيبوه, ومن صنع إليكم معروفا فكافئوه،فإن لم تجدوا ما تكافئوه،فادعوا له حتى تروا أنكم قد كافأتموه. وهذا إذا كان المستعيذ لا يلزمه ما استعاذ منه, أما إن كان يلزمه ما استعاذ منه كالدين, وحق الزوج, والقصاص, ونحو ذلك لم تجب إعاذته, والواجب عليه أداء الحق عليه إلا أن يسمح خصمه عن حقه; جمعا بين الأدلة.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضوعضونائب رئيس اللجنةالرئيس
عبد الله بن قعودعبد الله بن غديانعبد الرزاق عفيفيعبد العزيز بن عبد الله بن باز


Hukum Melindungi Orang yang Meminta Perlindungan dengan Menyebut Nama Allah Sebagai Bentuk Pengagungan terhadap-Nya       

Pertanyaan kedua dari fatwa nomor 6799:

Pertanyaan: apa hukum seorang perempuan berlindung kepada Allah dari suaminya begitu pula sebaliknya?   

Jawab: wajib memberi perlindungan kepada orang yang meminta perlindungan dengan menyebut nama Allah sebagai pengagungan kepada-Nya. Abu Dawud dan An-Nasa’i telah mengeluarkan hadits dengan sanad shahih, dari Ibnu ‘umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: barangsiapa meminta dengan menyebut nama Allah maka berilah, barangsiapa meminta perlindungan dengan menyebut nama Allah maka berilah perlindungan, barangsiapa mengundangmu maka penuhilah, barangsiapa berbuat baik kepadamu maka balaslah dengan yang sebanding, jika engkau tidak bisa membalasnya dengan sebanding maka do’akanlah ia sehingga engkau memandang telah membalasnya.

Hal ini jika perkara yang diminta bukan sesuatu yang wajib ditunaikan oleh orang yang meminta perlindungan. Adapun jika yang diminta sesuatu yang wajib ia tunaikan seperti hutang, hak suami, qishash dan semisalnya maka tidak wajib melindunginya. Justru yang wajib hendaknya orang tersebut menunaikan kewajibannya kecuali jika diberi toleransi/direlakan oleh yang bersangkutan. Hal ini sebagai bentuk penggabungan dalil-dalil yang ada. 

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz                                                                             

Wakil ketua     : Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.