Info Pondok
Friday, 03 Feb 2023
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

Menyembelih untuk Para Nabi dan Para Wali yang telah Meninggal dengan Niat Mengharap Barakah Mereka dan Menyembelih untuk Jin dengan Niat Mengharap Keridhaan Mereka

Diterbitkan : - Kategori : Tak Berkategori

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

الذبح لمن مات من الأنبياء والأولياء رجاء بركتهم والذبح للجن إرضاء لهم

السؤال الحادي عشر من الفتوى رقم (5276):

س 11: يقول صلى الله عليه وسلم: لعن الله من ذبح لغير الله ما هو المقصود من ذلك, ونحن في الجنوب إذا ذبح شخص لضيف أو لأهل بيته يقول: باسم الله وعلى ملة رسول الله صدقة لوجه الله, اللهم اجعل ثوابها لي ولأهل بيتي؟

ج 11: المقصود من الحديث تحريم الذبح لمن مات من الأنبياء والأولياء; رجاء بركتهم, والذبح للجن; إرضاء لهم, ورجاء قضائهم للحاجات, أو دفعا لشرهم فإن هذا شرك أكبر يستحق فاعله لعنة الله وغضبه, أما الذبح للضيوف إكراما لهم أو للأهل توسعة عليهم, والذبح تقربا إلى الله من أجل أن تجعل صدقة على الأموات يرجى ثوابها من الله للحي والميت فهذا جائز, بل هو إحسان يرجى ثوابه من الله, وهكذا الضحايا يوم النحر عن الأموات والأحياء.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضوعضونائب رئيس اللجنةالرئيس
عبد الله بن قعودعبد الله بن غديانعبد الرزاق عفيفيعبد العزيز بن عبد الله بن باز


Menyembelih untuk Para Nabi dan Para Wali yang telah Meninggal dengan Niat Mengharap Barakah Mereka dan Menyembelih untuk Jin dengan Niat Mengharap Keridhaan Mereka        

Pertanyaan kesebelas dari fatwa nomor 5276:

Pertanyaan: Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah. Apa maksud hadits ini? kami yang berada di wilayah bagian selatan jika ada seseorang menyembelih hewan untuk dihidangkan kepada tamu atau untuk dimakan anggota keluarganya mengatakan: dengan menyebut nama Allah dan di atas ajaran Rasulullah ini adalah shadaqah yang diniatkan untuk mengharap wajah Allah. Ya Allah jadikan pahalanya untukku dan untuk keluargaku?

Jawab: maksud dari hadits tersebut adalah haramnya menyembelih hewan untuk orang yang meninggal dari kalangan para nabi dan para wali yang diniatkan untuk mengharap barakah mereka dan menyembelih hewan untuk jin dengan niat mengharap keridhaan mereka, mengharap mereka memenuhi kebutuhan-kebutuhan maupun menolak keburukan mereka, maka sesungguhnya ini adalah syirik besar yang pelakunya berhak mendapat laknat Allah dan kemurkaan-Nya. Adapun menyembelih hewan untuk dihidangkan kepada tamu sebagai bentuk memuliakan mereka atau untuk anggota keluarganya sebagai bentuk berbagi rizki, dan menyembelih hewan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan menjadikannya sebagai shadaqah atas nama orang yang sudah meninggal dengan mengharap pahalanya untuk yang masih hidup maupun si mayit maka ini diperbolehkan, bahkan termasuk perbuatan baik yang diharapkan akan mendapat pahala dari Allah. Demikian juga diperbolehkan menyembelih hewan kurban pada idul adha dengan meniatkan pahalanya untuk orang yang sudah meninggal maupun yang masih hidup.   

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Wakil ketua     : Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.