Info Pondok
Wednesday, 04 Oct 2023
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

Apakah Diperbolehkan bagi Orang Muslim Meruqyah dengan Sembarang Ruqyah?

Diterbitkan : - Kategori : Tak Berkategori

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

هل يجوز للمسلم أن يرقي بأي نوع من الرقى

السؤال الأول والثاني من الفتوى رقم (9120):

س 1: هل يجوز للمسلم أن يرقي بأي نوع من الرقى؟

ج 1: تجوز الرقية بما ليس فيه شرك، كسور القرآن وآياته، وكالأذكار الثابتة عن النبي صلى الله عليه وسلم، وتحرم بما فيه شرك، كتعويذ المريض بذكر أسماء الجن والصالحين، وبما لا يفهم معناه، خشية أن يكون شركا؛ لما ثبت من قول النبي صلى الله عليه وسلم: لا بأس بالرقى ما لم تكن شركا رواه مسلم.

الدعاء بأسماء الله تعالى لشفاء الأمراض

س 2: هل يجوز للمسلم أن يدعو بأسماء الله تعالى لشفاء الأمراض؟

ج 2: يجوز ذلك؛ لعموم قول الله تعالى: ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها ولثبوت ذلك عن النبي صلى الله عليه وسلم، كما رقى النبي صلى الله عليه وسلم بعض الناس بقوله: أذهب البأس، رب الناس، اشف أنت الشافي، لا شفاء إلا شفاؤك

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضوعضونائب رئيس اللجنةالرئيس
عبد الله بن قعودعبد الله بن غديانعبد الرزاق عفيفيعبد العزيز بن عبد الله بن باز


Apakah Diperbolehkan bagi Orang Muslim Meruqyah dengan Sembarang Ruqyah?

Pertanyaan pertama dan kedua dari fatwa nomor 9120.

Pertanyaan pertama: Apakah diperbolehkan bagi orang muslim meruqyah dengan sembarang ruqyah?       

Jawab: Diperbolehkan meruqyah dengan sesuatu yang tidak ada unsur syirik padanya. Seperti dengan surat-surat dan ayat-ayat al-Qur’an, dzikir-dzikir yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Diharamkan dengan sesuatu yang mengandung kesyirikan, seperti memintakan perlindungan orang yang sakit dengan menyebut nama-nama jin dan orang-orang shalih, dengan sesutu yang tidak difahami maknanya khawatir merupakan kesyirikan. Hal ini berdasarkan perkataan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam: “Tidak mengapa ruqyah selama tidak berupa kesyirikan.” (HR. Muslim).

Berdo’a dengan Nama-nama Allah Ta’ala untuk Mengobati Orang Sakit

Pertanyaan kedua: Apakah diperbolehkan bagi orang muslim berdo’a dengan menyebut nama-nama Allah Ta’ala untuk mengobati orang sakit?

Jawaban: Diperbolehkan melakukan hal tersebut berdasarkan keumuman firman Allah Ta’ala: “Hanya milik Allah asma’ al-husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma’ al-husna itu” dan dalil yang telah tetap dari Nabi Muhammad shallalahu ‘alaihi wasallam tentangnya, demikian juga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam meruqyah sebagian manusia dengan perkataannya: “Hilangkanlah sakit ini, wahai Rabb manusia. Sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu”.  

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil ketua     : Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud                                  

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.