Info Pondok
Saturday, 24 Feb 2024
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

LARANGAN MENYERUPAI ORANG-ORANG KAFIR

Diterbitkan : - Kategori : Ustadz Muslim Atsari

PANGGILAN AR-ROHMAN KEPADA ORANG-ORANG YANG BERIMAN

QS. Al-Baqoroh/2: 104-105

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقُوْلُوْا رَاعِنَا وَقُوْلُوا انْظُرْنَا وَاسْمَعُوْا وَلِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابٌ اَلِيْمٌ – ١٠٤

مَا يَوَدُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَلَا الْمُشْرِكِيْنَ اَنْ يُّنَزَّلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ خَيْرٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ – ١٠٥

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengatakan (kepada Muhammad): “Raa’ina”, tetapi katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah”. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih
Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar.”

(QS. Al-Baqoroh/2: 104-105)

💧 PETUNJUK-PETUNJUK AYAT 💧

[ 1️⃣ ] Alloh melarang orang-orang yang beriman menyerupai orang-orang kafir di dalam perkataan dan perbuatan khusus mereka.

[ 2️⃣ ] Orang-orang Yahudi dahulu mengatakan kepada Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wassallam: “Raa’ina” yang artinya ‘perhatikan kami’, tetapi mereka maksudkan “ru’unah” yang artinya ‘kedunguan’.
Maka Alloh melarang mengucapkannya, dan agar diganti dengan “Unzhurna”, yang artinya juga ‘perhatikan kami’.

[ 3️⃣ ] Orang-orang yang kafir akan mendapatkan siksaan yang pedih dengan sebab perkataan dan perbuatan mereka yang menentang agama Alloh.

[ 4️⃣ ] Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan dari Alloh kepada kaum muslimin

[ 5️⃣ ] Wajib meyakini kekafiran Ahli Kitab, Yahudi dan Nashoro, serta orang-orang musyrik, yaitu orang-orang kafir selain Yahudi dan Nashoro.

[ 6️⃣ ] Seluruh kebaikan berada di tangan Allah Ta’ala. Dia menentukan siapa yang dikehendaki-Nya untuk diberi rahmat-Nya.

[ 7️⃣ ] Allah mempunyai karunia yang besar kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami.

Inilah sedikit penjelasan dua ayat yang agung ini. Semoga Alloh selalu membimbing kita di atas jalan yang lurus.

Ditulis oleh Muslim Atsari,
Sragen, Bakda isya’ Senin, 3-Syawal-1441 H / 25-Mei-2020 M

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.