Info Pondok
Saturday, 24 Feb 2024
  • Pondok pesantren ibnu abbas sragen yang beralamatkan di Beku Kliwonan Masaran Sragen Jawa Tengah

KEDUDUKAN AL-QUR’AN BAGI ORANG YANG BERIMAN

Diterbitkan : - Kategori : Ustadz Muslim Atsari

AYAT-AYAT AL-QUR’AN PANGGILAN AR-ROHMAN KEPADA INSAN

QS. Yunus/10: 57-58

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَاۤءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ – ٥٧

قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ – ٥٨

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yuunus/10: 57-58)

PETUNJUK-PETUNJUK AYAT:
1- Nikmat Alloh yang agung dengan diturunkannya Al-Qur’an kepada manusia.
2- Al-Qur’an adalah pelajaran dari Sang Pencipta kepada manusia, memperingatkan dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan kemurkaan Alloh dan siksaanNya. (Lihat Tafsir As-Sa’diy)
3- Al-Qur’an adalah penyembuh bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada, yaitu penyakit syahwat (kesenangan yang melanggar syari’at) yang menghalangi dari ketundukan kepada syari’at, dan penyakit syubhat (kesamaran) yang merusak keyakinan.
4- Al-Qur’an adalah petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Petunjuk adalah mengetahui kebenaran dan mengamalkannya. Sedangkan rahmat adalah kebaikan di dunia dan di akhirat bagi orang-orang yang mengikuti petunjuk Al-Qur’an. Jika terjadi petunjuk, maka terjadilah kebahagiaan, keberuntungan, kesuksesan, dan kegembiraan.
5- Al-Qur’an bukan petunjuk serta rahmat yang bermanfaat bagi orang-orang yang kafir, karena mereka tidak mau mengikuti petunjuknya.
6- Nikmat Alloh yang berupa ilmu yang benar dan amal yang sholih, lebih baik daripada nikmat harta yang dikumpulkan oleh manusia.
7- Disukai bergembira dan berbangga dengan nikmat agama yang haq, yang membawa kebahagiaan abadi, bukan dengan dunia yang fana.

Inilah sedikit penjelasan dua ayat yang agung ini. Semoga Alloh selalu membimbing kita di atas jalan yang lurus.

Ditulis oleh Muslim Atsari,
Solo, Dhuha Selasa, 26-Romadhon-1441 H / 19-Mei-2020 M

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.