PERINTAH BERINFAQ SEBELUM DATANG HARI KIAMAT

Ustadz Muslim Atsari

QS. Al-Baqoroh/2: 254

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ – ٢٥٤

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu, sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli, persahabatan, dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. Al-Baqoroh/2: 254)

📚 PETUNJUK-PETUNJUK AYAT:

[ 1️⃣ ] Alloh Ta’ala memerintahkan orang-orang yang beriman untuk berinfaq, yaitu mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki untuk jalan-jalan kebaikan, baik infaq yang wajib seperti zakat dan nafkah keluarga, atau infaq yang mustahab (dianjurkan), seperti sedekah kepada kerabat, orang miskin, anak yatim, dan lainnya.

[ 2️⃣ ] Harta yang dimiliki seseorang hakekatnya adalah milik Alloh yang Dia titipkan kepada manusia. Maka janganlah dia pelit berinfaq, yang kebaikannya untuk diri sendiri di akhirat.

[ 3️⃣ ] Bersegera berinfaq sebelum datang perkara yang menghalanginya, seperti kedatangan kematian atau hari Kiamat, sehingga terjadi penyesalan.

[ 4️⃣ ] Pada hari Kiamat tidak ada jual beli. Maka orang kafir tidak bisa menebus siksa dirinya dengan emas sebesar bumi.

[ 5️⃣ ] Pada hari Kiamat tidak ada persahabatan. Maka orang kafir tidak bisa mengharapkan adanya sahabat akrab yang akan menyelamatkannya dari kesusahan.

[ 6️⃣ ] Pada hari Kiamat tidak ada syafa’at bagi orang-orang kafir sehingga keluar dari neraka.
Syafa’at adalah perantara kepada Alloh untuk mendatangkan kebaikan atau menolak keburukan. Adapun orang-orang yang beriman akan mendapatkan syafa’at dari Malaikat, Nabi, atau sesama orang yang beriman, sehingga keluar dari neraka.

[ 7️⃣ ] Zhalim artinya menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya, atau melanggar batas.
Orang-orang kafir adalah orang-orang yang paling zhalim. Sebab mereka beribadah kepada selain Alloh, padahal ibadah adalah hak khusus Alloh. Mereka tidak beriman kepada Alloh, padahal Alloh adalah Pencipta dan Pemberi rizki mereka.

Inilah sedikit penjelasan dari ayat yang agung ini. Semoga Alloh selalu membimbing kita di atas jalan yang lurus.

Ditulis oleh Muslim Atsari,
Sragen, Dhuha Jum’at, 13-Syawal-1441 H / 5-Juni-2020 M

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.