PESANTREN IBNU ABBAS AS SALAFY CETAK BIBIT UNGGUL PENGHAFAL QURAN

Artikel, Info & Pengumuman, INFO SANTRI, Kepesantrenan, Laporan Donasi, Prestasi, Tak Berkategori

Sragen, PPIA Online
Belasan santri tingkat SMP dan SMA Pesantren Ibnu Abbas As Salafy Sragen mengikuti Lomba Tahfidz Al-Qur’an yang lebih dikenal dengan ITQON (Ibnu Abbas Tahfiz Qur’an Contest), selama dua hari (8 dan 9 September 2018)  yang digelar oleh Bidang Tahfizul Quran MSW dan MA yang memang merupakan agenda rutin tiap semester.


Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari bibit-bibit unggul hafiz quran dengan memberikan beasiswa bagi pemenang pertama hingga ketiga. Sekaligus, momen ini menjadi ajang muroja’ah bagi peserta yang kebanyakan memang sudah mempunyai banyak hafalan sehingga bisa mempertahankan hafalannya. Selain itu juga akan memotivasi santri lain untuk berusaha lebih keras agar dapat mengejar prestasi kawan-kawannya yang mereka saksikan di depan mata mereka.


Meskipun lomba baru dimulai pukul 08.30 WIB, tetapi para pserta sudah tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB. Sesekali mulut mereka terlihat komat kamit mencoba menghafal beberapa ayat suci Al-Qur’an yang masih belum hafal benar.

Lomba ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Dasar Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Bapak H. Ulin Nur Hafsun. Beliau memberikan sambutan dengan memberikan motivasi kepada para santri terkhusus para peserta.

Lomba ini terdiri dari beberapa kategori cabang hafalan sesuai tingkatan peserta sebagai berikut: 30 Juz, 20 Juz, 15 Juz, 10 Juz, 5 dan 3 Juz.

Saat lomba dimulai, satu persatu peserta dipanggil dan menunjukkan kemampuannya dalam menghafal Al-Qur’an. Ada beberapa paket soal yang disiapkan oleh panitia sesuai kategori masing-masing. Selanjutnya mereka dinilai oleh 3 (tiga) orang dewan juri per jenjang. Alhamdulillah, Lomba berakhir dengan sukses pada hari Ahad, 9 September 2018 siang menjelang sore. Seluruh peserta telah menunjukkan kemampuannya masing-masing.

Piagam dan hadiah dibagikan pada keesokan harinya, Senin, 10 September 2018, pada acara Thobur Shobah Senin Pagi.

“Ada beberapa kriteria penilaian yang kami lakukan agar nantinya benar-benar mendapatkan seorang hafidz yang berkualitas. Meliputi hafalan (kelancaran), tajwid (benar bacaannya) dan fashohah (kefashihan dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an),” kata Ketua Pelaksana lomba, Ustadz Suhaili Musthofa Al Hafizh.

Berikut nama-nama santri pemenangnya beserta nilainya:

Juara cabang 30
1. Husam Muhammad : 99
2. Fikri Abdurrahman : 94
3. Ahmad dzulkarnain : 75

Juara Cabang 15
1. Anang Ma’aruf 97
2. Khoirul Hadi 95
3. Arif Rahman 95
Harapan
1. Azmi 91
2. Muhasib Ibad 88

Juara cabang 20
1. M muflih Hanif : 93
2. Abbas : 76
3. Ali : 75

Juara cabang 10
1. Nabil Adly : 96
2. Luqman ns : 91

Juara cabang 5
1. Dwi putra : 94
2. Syarif Bahar : 78

Juara cabang 3
1. Isma’il Ibnu Arif : 95
2. Rijal Abdullah Rosyid : 94
3. Ahmad bin Adhi : 84

Harapan
1. Yazid Fathin fawaz: 83
2. Maulana irhab : 80

Menurut Ustadz Fahad Al Hafizh, Lomba ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul yang nantinya akan menjadi ujung tombak dalam dakwah di Indonesia Khususnya dan dunia pada umumnya.

“Melalui lomba ini diharapkan muncul generasi yang dapat dibanggakan oleh agama. Sebab di era seperti ini, anak-anak sudah banyak terkontaminasi oleh budaya yang membahayakan. Oleh karena itu, maka sejak dini harus dibekali dengan Al Qur’an sehingga ke depan sulit untuk terpengaruh oleh hal-hal yang negatif,” harapnya. (Supardi)

Tinggalkan Balasan